Sunday, August 2, 2009

Its been a year....

Yup, its been a year Captain set sail in the eastern hemisphere of Kalimantan, some change, specially weight ( currently Captain weight is approaching the magic number 70 ), load's of work to do compared to last year, different type of work ( apparently they give Captain a job which expose his weakness point, which is MANAGERIAL ), ah however.... I enjoy here, a lot of beautiful beach ( only 5 minutes from Captain's crib ), though not much beautiful girl ( or may be Captain cant find
it ), foods are expensive.... but anyway I still enjoy here... I dont when or where I will pull these anchor and set sail to another place... Only God know's...

Monday, July 6, 2009

Confusion Phenomena

Gelombang laut kehidupan kadangkala membuat sang kapten kebingungan. Ada kalanya gelombang laut cuma datang di satu arah, dan tentu saja itu bukanlah hal yang sulit bagi sang Kapten, yang meskipun di usianya yang muda :) dia belum banyak makan asam garam kelautan, tapi sangatlah mudah bagianya untuk menentukan arah.

Tapi ada kalanya ada dua gelombang datang pada waktu yang bersamaan dan tidaklah mungkin untuk mengikuti keduanya. Dan aneh nya seakan2 keduanya saling mengarahkan kita untuk mengikuti gelombang yang yang lain. Sang Kapten pun semakin bingung, ketika kompas juga berganti2an menunjukkan kedua arah yang 'dianjurkan' oleh kedua gelombang itu. Perairan di Grand Line ini memang susah ditebak.

Ah Pusing.... dan sekarang Kapten sedang berkomunikasi dengan kedua gelombang... *&*^&^%$$#@#@$#%^%*^(

Wednesday, June 24, 2009

Keraguan Sang Kapten

Keraguan...ketika pendapat orang lain mempengaruhi pendapat sang Kapten, atau bahkan mampu membalikkan pendapat sang Kapten. Pada saat sang Kapten mengira bahwa suatu hal itu baik, dan tiba2 datanglah seseorang yang dengan sekonyong2nya bilang bahwa hal yang sang Kapten anggap baik itu adalah hal yang buruk, atau bisa juga sebaliknya. Pertanyaannya yang muncul di benak sang Kapten, haruskah dia mempercayainya ? ataukah dia langsung menolaknya mentah-mentah ?
mengingat bahwa dialah kapten kapal bajak laut ini, dialah yang mempunyai kendala atas seluruh awaknya yang telah dengan rela menyerahkan jiwa dan raganya...

Mungkin dua hal di atas belum tentu sebuah pilihan yang tepat. Sang Kapten harus berpikir dan merasakannya dengan masak-masak. Pertimbangkan semua pilihan dan konsekuensi yang harus dipilih. Saat ini yang ada di benak sang Kapten adalah, "aku harus membuktikan sendiri semuanya". Meskipun dia tahu bahwa hal ini adalah sangat beresiko, tapi bukankah time travelling adalah sebuah hal yang sangat beresiko, dan mesin waktu ini cuma bisa berjalan kedepan, bukan ke belakang, seperti layaknya sebuah mesin kehidupan.

Sang Kapten tahu bahwa dia mungkin saja dihadapkan pada sebuah kenyataan yang bercerita padanya, bahwa dia telah membuat sebuah kesalahan. Akan tetapi bukankah itulah keunikan mesin kehidupan, setiap dari kita membuat kesalahan, yang terpenting adalah, ( dalam diri Kapten berjanji ) kesalahan yang sama tidak boleh nterulang.i Untuks saat ini mesin waktunya akan diarahkan ke selatan, apapun resikonya........